CONTOH PENULISAN CERPEN YANG RACU SERTA BAGIAN PERBAIKKANNYA



  SI BOBI BURUNG HANTU YANG CERDIK 

 (JUDUL KURANG SESUAI DENGAN ALUR CERITA)

(SEHARUSNYA CERPENNYA BERJUDUL BIAR SESUAI DENGAN ALUR CERITA)

 BOBI SI BURUNG HANTU

OLEH REKOLANUS ROLI

Bobi adalah seekor burung hantu yang pendiam namun ia disukai banyak hewan malam karena keramahannya?????. Pada saat malam tiba mulai terdengar kicauan makhluk hidup penghias malam, dengan berbagai suara merdu pada malam hari terdengar pula suara beberapa burung hantu.(TITIK JANGAN LUPA) Namun tanpa disadari penghias malam lainnya terlihat siBobi yang munggil tampak sedang murung. Dengan perasaan tertekan burung hantu ini menyendiri dan tak mengeluarkan suara sedikitpun.
Malam semakin larut dan larut hingga hampir tiba sang fajar akan terbit namun tak sedikitpun si Bobi yang munggil ini mengeluarkan suara merdunya. (Bisa Titik Ini, jangan ragu pakai tanda baca) Dibalik kemurungannya mengundang sebuah tanya dalam hati burung hantu yang lainnya dengan seribu pertanyaan yang terpendam, MEREKA berusaha mendekati Si Bobi yang munggil ini dan bertanya dengan harapan ia dapat (MENDAPATKAN)jawaban.(JANGAN LUPA HURUF BESAR)wahai Si Bobi yang baik kenapa kamu tampak murung dan sedih hari ini?” tanya Si Pepes sahabat Bobi. “Eh Pepes, tidak apa-apa aku hanya...” Ucapan Si Bobi terputus, setelah ia(KEMBALI) teringat sebuah ancaman Si Bembo yang merupakan elang raksasa terbesar se-jagat raya beberapa waktu lalu. Dengan penasaran Si Pepes mendesak Si Bobi melanjutkan jawabannya “Hanya apa Bobi?” namun tanpa jawaban Si Bobi beranjak dari sebatang ranting tempatnya hinggap dan beralih ke dahan yang lebih besar. Teringat dan terNgiang ditelinganya ancaman Si Bembo kepadanya(PEMBOROSAN KATA DENGAN MAKNA YANG SAMA)bahwa apabila ia masih mencari makanan ditempatnya berburu,makanan maka Si Bembo tak segan-segan menerkam dan memangsanya.dan(CARI KATA SAMBUNG LAIN MISAL, SERTA;BAHKAN)BAHKAN lebih parah lagi ketika APABILA ia diancam jika bercerita kepada burung hantu lain maka saudara-saudaranya juga akan menjadi incaran dan mangsa Si Bembo yang jahat. Karena dianggap (BAGI) makhluk lain Si Bembo adalah penjaga dan pelindung jagat raya yang berkuasa atas udara dan tempat yang ia singgahi. (TITIIIKKKKKKK JANGAN PELIT) Maka si Bobi memilih untuk menuruti perintah si Bembo meskipun dengan susah hati dan sedih yang begitu dalam. Si Bobi harus mematuhi perintah si Bembo yang berkuasa itu sehingga membutuhkan beberapa waktu buat si Bobi melupakan kerakusan si Penguasa jagat raya ini(PERBAIKI LAGI TATANAN BAHASA DAN JANGAN RAGU PAKAI TANDA BACA, COBA DIBACA DENGAN SEKALI NAFAS KARENA TIDAK ADA TANDA BACA MAKA KEHABISAN NAFAS). Dengan masih menyimpan tanya, akhirnya si Pepes memiih untuk tidak bertanya DIAM (BAHASANYA MASIH PERLU DIGANTI)  buat sementara waktu karena ia tau kalau si Bobi lagi gak mood pasti gak mau menjawab meskipun ditanya sama Presiden sekalipun.
Keesokan harinya dengan berbagai usaha baru Si Bobi berusahauntuk mencari tempat yang aman untuk berburu makanan terutama jauh dari pandangan dan pengawasan si Bembo. Setelah sekian lama ia terbang kesana-kemari mencari tempat berburu akhirnya si Bobi menemukan sebuah tepian telaga yang menurutnya aman dan jauh dari jangkauan si Bembo untuk berburu makanan. Namun, tak lama kemudian ketika dengan (SEDANG)(KURANG PAS, CARI KATA YANG BERBEDA)asiknya si Bobi mencari mangsa ditepian telaga itu terdengar suara nyaring dari Si Bembo yang menandakan bahwa si Bembo telah datang dan mengetahuinya. Tanpa menunggu lama si Bobi langsung mencari tempat persembunyian. Karena tanpa disadarinya ternyata si Bembo memiliki indra pencium, penglihat dan insting yang tajam sehingga dari kejauhan si Bembo telah mencium dan merasakan ada kehadiran makhluk lain selain dirinya dengan egonya si Bembo berusaha mencari kehadiran makhluk selain dirinya itu dengan angkuhnya si Bembo hinggap diatas pohon ditepian telaga itu.(JANGAN TERLALU TERBURU-BURU BUAT CERITA, KAMU KAYA BICARA KESANNYA BUKAN MENULIS DEK INGAT TANDA BACA JANGAN PELIT) Dengan perasaan takut si Bobi masih bersembunyi dan (dimenunggu) ??? waktu lengah dari si Bembo buat dia melarikan diri.
Setelah beberapa lama(MAKNA SAMA JANGAN GUNAKAN DUA KALI) kemudian si Bembo akhirnya memutuskan untuk lepas landas kembali dan melihat wilayah kekuasaannya. Dengan was-was si Bobi mulai keluar dari persembunyiannya dengan sedikit menyisakan rasa takut.(TITIK) si Bobi mulai terbang dan kembali bergabung dengan teman-temannya. Namun tanpa diduganya tempat tinggal dan area perkumpulan burung hantu telah hancur dirusak oleh si Bembo yang jahat itu. (TITIK JANGAN KOMA) dengan perasaan sedih si Bobi mulai mencari dan mencari teman-temannya,hingga akhirnya ia menemukan sesosok burung hantu yang merupakan pemimpinnya telah terkapar dan menembuskan napas terakhir dengan perasaan sedih ia terbang mencari kelompoknya. (GANTI KALIMATNYA YANG LEBIH BAGUS)
Hari demi hari hingga minggu demi minggu si Bobi belum juga menemukan teman-teman beserta kelompoknya, setelah minggu kelima akhirnya si Bobi menemukan kelompoknya bersembunyi dan tinggal diatas pohonyang ada ditengah gurun (LOGIS DIKIT LAH WALAUPUN CERPEN DEK). Dengan perasaan lelah si Bobi akhirnya bergabung bersama kelompoknya. Namun, ketika sedang beristirahat seekor burung hantu tua berkata “Kenapa kita tidak bangkit dan hanya menyesali kepergian pemimpin kita tapi kita tidak berbuat apa-apa untuk menghargai dan menghormati kepergiannya.” Dengan sedikit motivasi itu membuat si Bobi mulai berpikir dan berbicara “Apakah kalian sudah merasa aman disini?” ucapnya. “iya Bobi kami sudah aman disini, kita jauh sudah jauh dari jangkauan dan pengawasan si Bembo” ucap salah satu burung hantu. “Iya Bobi kamu ini menanyakan hal itu seakan tidak percaya kepada kami yang lebuh tua untuk mencari tempat tinggal dan melindungi kalian semua.” Sambung burung hantu yang lain. “Maaf pak saya bukan bermaksud meragukan kalian yang lebih tua tapi...” belum selesai Si Bobi berbicara langsung disanggahi si burung hantu yang lain “sudahlah Bobi sekarang kamu ikut saja jangan membuat kami marah kamu belum tau apa yang baik.” Namun, tanpa berkata lagi si Bobi terdiam dan menyendiri kembali.
Setelah tiga hari si Bobi tinggal bersama kelompoknya terdengar kembali suara nyaring si Bembo yang ternyata telah mengetahui keberadaan kelompok burung hantu itu dengan paniknya seluruh burung hantu itu mulai berpencar mencari perlindungan. Namun, si Bobi berusaha membawa teman-teman dan keluarganya untuk mencari tempat yang gelap agar terhindar dari serangan si Bembo. Karena begitu panik beberapa temannya tidak menghiraukan ajakannya hanya keluarga serta si Pepes dan keluarganya (BOROOOSSS)yang mau bergabung dan ikut dengannya pergi mencari tempat yang gelap.(TERLALU BANYAK KATA SAMBUNG, YANG DAN GUNAKAN KALIMAT YANG TIDAK PERLU KATA SAMBUNG MISAL Karena begitu panik beberapa temannya tidak menghiraukan ajakannya, hanya keluarga serta si Pepesmau bergabungpergi mencari tempat yang gelap)
Setelah beberapa hari perjalanan si Bobi dan gerombolannya akhirnya menemukan tempat persembunyian. Malam mulai tiba, si Bobi dan gerombolannya mulai bernyanyi dan bercanda. Namun ditengah keasyikannya si Bobi menemukan sebuah akal dan langsung mengusulkannya. “Nah semua aku dapat sebuah akal \ IDE!” ucapnya dengan riang. “Ide apa itu Bobi?” tanya si Pepes. “Iya ide apaan tuh?” tanya yang lain pula. “Bagaimana kalau malam hari kita jangan hanya bernyanyi saja, kita harus mencari dan berburu makanan pada malam hari” ucap si Bobi memngeluarkan ide dan usulnya. “Tapi itu kurasa tidak mungkin Bobi, kamu taukan kita pada malam hari harus bernyanyi dan itu adalah tradisi kita sejak nenek moyang kita dahulu.” Ujar Si Pepes. “Iya aku tau tapi Pepes tidak ada salahnya kita bernyanyi sambil mencari makanan karena jika kita mencari makanan pada siang hari, sekarang tidak mungkin lagi karenA Si Bembo penguasa jagat raya telah berkuasa atas segalanya namun ia tidak bisa terbang pada malam hari. Nah, karena itu kita manfaatkan kelemahannya.” Jawab Si Bobi memberikan penjelasan. “Wah, itu ide yang bagus! hebat kamu Bobi!.” Ucap seekor burung hantu tua yang turut serta dengan gerombolannya mencari tempat persembunyian yang gelap itu. Akhirnya semua yang ada bersamanya setuju dengan usulan si Bobi, dengan semangatnya si Bobi dan teman-temannya mencari makanan dan bertemu dengan beberapa burung hantu yang terluka karena pertempuran sengit dengan kelompok si Bembo. Dengan perasaan kasihan si Bobi dan teman-temannya menyelamatkan beberapa burung hantu yang masih hidup itu. “kemana yang lain?” tanya Si Bobi. “Mereka ah sakit... mereka tewas ditengah pertempuran siang tadi ahh” jawab seekor burung hantu sembari mengerang menahan sakit. Si Bobi dan teman-temannya mulai mengiring beberapa burung hantu yang masih hidup itu ke tempat persembunyiannya. Dengan perawatan dan bantuan Si Bobi dan teman-temannya akhirnya beberapa hari kemudian beberapa burung hantu yang terluka itu pun mulai sehat dan bugar meskipun masih meninggalkan bekas luka ditubuhnya. (JANGAN PELIT TANDA BACA)
Hari demi hari bulan telah berganti bulan sampai pada bulan kelima mereka tinggal dan bersembunyi di Goa yang gelap ditengah hutan rimba yang lebat, ketika sedang asik bercanda tawa dan bernyanyi pada malam itu tiba-tiba salah satu dari mereka mulai berbicara tentang pemimpin. “Wah kita sudah lima bulan disini tapi belum ada seorang pemimpin pun yang kita angkat untuk memimpin dan menaungi kita.” Ujar salah satu dari mereka. “Iya juga sangat janggal rasanya sebuah kelompok tanpa pemimpin.” Sambung yang lain. “Bagaimana kita angkat pak tua saja sebagai pemimpin kita, karena kurasa beliau sudah sangat berpengalaman dalam memimpin.” Usul si Pepes turut bicara. “Iya aku setuju” “aku juga setuju” “Nah jadi kita sepakat mengangkat pak Tua jadi pemimpin kita?” tanya salah satu dari mereka. “Iya kami setuju” jawab yang lain serentak.
Setelah berbicara dan bermusyawarah akhirnya mereka menemui pak Tua dan mulai berbicara “ Selamat malam pak tua!” ucap salah satu dari mereka mengawali percakapan. “Iya malam juga nak, ada apa kok pada rame-rame gini?” tanya pak tua ingin tahu. “Oh ya pak tua maksud kami datang menemui pak tua, kami hendak menyampaikan hasil musyawarah kami kepada pak tua bahwa tadi kami mengusulkan pak tua sebagai pemimpin kami karena menurut kami pak tua lebih berpengalaman dalam memimpin.” (GANTI DEK, KAMI KAMI KAMI) Ucap si Pepes memberikan penjelasan. “Nak bukan maksud saya menolak usulan kalian tapi lebih baiknya kalian kaum mudalah yang memimpin karena saya sudah semakin tua dan  saya tidak jamin saya dapat mengemban tugas ini dengan baik.” Ujar pak Tua memberikan alasaN serta sebuah usulannya. “Tapi pak Tua kami merasa diantara kami belum ada yang siap untuk jadi pemimpin kelompok kita yang besar ini.” Sanggah si Pepes. “Kalian harus siap karena kita tidak tahu apa yang terjadi selanjutnya. Jadi pilihlah salah satu dari kalian sebagai pemimpin dan jangan sampai kalian memilih ada perselisihan karena tidak baik memilih dengan kecurangan.(ALASAN GAK SINKRON DENGAN KATA AWAL MISAL JANGAN SAMPAI KALIAN MELAKUKAN KECURANGAN SEHINGGA MENIMBULKAN PERSELISIHAN)” Nasihat pak Tua. “Baik pak Tua kami akan mengadakan pemilihan pemimpin, namun siapapun yang terpilih kami harap pak tua berkenan menjadi penasihatnya.” Ucap Si Bobi turut bicara. “Wah itu ide yang bagus dan baik Bobi.” Puji si Pepes. “Iya jika saya masih berusia panjang akan saya emban tugas sebagai penasihat pemimpin kita.” Ucap pak Tua. “jadi pak Tua setuju.” Tanya si Pepes. “Iya nak”
Dengan cara yang telah ditunjuk pak Tua mereka mulai mengadakan pemilihan sesuai usulan masing-masing.mereka menunjuk tiga kandidat pemimpin mereka yang terdiri dari si Pepes, si Nara dan kandidat ketiganya mereka tunjuk si Bobi. Setelah mereka menunjuk ketiga kandidat itu akhirnya mereka mulai mengadakan pemilihan malam itu juga. Proses pemilihan dilakukan dengan cara bergabung dengan masing masing kandidat dan alhasil si Bobi dan si Pepes memperoleh suara yang sama, sedangkan si Nara hanya memiliki tujuh suara. Dengan demikian si Bobi dan Si pepes berhak melaju ke pemilihan berikutnya, dari burung hantu yang bergabung dengan si Nara diwajibkan memilih bergabung dengan si Pepes dan si Bobi dengan masing-masing pilihan mereka dan setelah diadakan penhitungan suara terbanyak di peroleh oleh si Bobi sehingga dapat ditentukan si Bobi lah yang menjadi pemimpin mereka dengan senang hati tanpa kecewa sedikitpun si Pepes mendekati si Bobi. “Selamat Bobi kamu sekarang resmi jadi pemimpin kami.” Ucap Si Pepes sembari tersenyum dan diikuti beberapa burung hantu yang lain.
Setelah dipilihnya Bobi sebagai pemimpin sekarang telah terbentuk beberapa aturan yang diterapkan si Bobi demi menjaga dan memimpin kelompoknya. Pertama burung hantu tidak diperkenankan mencari makanan dan berburu di siang hari, oleh karena itu setelah di buat aturan pertama ini tidak seekorpun kita jumpa burung hantu keluar disiang hari. Kedua kelompok burung hantu harus tinggal ditempat-tempat gelap seperti Goa-goa, dan tempat gelap lainnya demi menghindari serangan dari si Bembo dan komplotannya.
Oleh karena itu sampai sekarang burung hantu hanya ditemui di malam hari dan tinggal di tempat-tempat gelap. Hal itu merupakan hasil peraturan yang dibuat oleh si Bobi yang cerdik dan bijaksana.

CATATAN
ALASAN ELANG MENYERANG KURANG JELAS,
JUDUL STANDAR DAN KURANG MENARIK
CERDIK TIDAK TERLALU TAMPAK DENGAN      PENGGAMBARAN TOKOH


Komentar

Postingan populer dari blog ini

SIMBOLISME LILIN MENYALA DALAM AJARAN AGAMA NASRANI

Puisi By Rekolanus Roli