CERPEN CITA-CITA DODO SI KATAK


Text Box: CITA-CITA DODO SI KATAK
OLEH REKOLANUS ROLI

Dodo merupakan seekor katak yang sangat suka dengan bernyanyi,setiap melakukan sesuatu pasti Dodo selalu bernyanyi dengan riang dan gembira. sesekali Ia menggoyangkan kedua pinggulnya yang lunak itu. Namun dibalik keriangan Ia bernyanyi, Dodo selalu ditertawakan oleh katak dan juga hewan lainkarena suaranya yang jelek dan lantang sekali. Sehingga bukan hal asing lagi bagi Dodo jika dia harus di tertawakan dan dihina karena suaranya yang jelek itu. bahkan sering kali Dodo pun di lempari oleh hewan yang lain karena merasa terganggu oleh suara Dodo. Tetapi Dodo tidak pernah menyerah dengan suaranya itu, Ia selalu bertekad menjadi penyanyi katak yang terkenal di dunia. Cita-citanya itu dimulai pada pagi itu,ketika ada pengumuman tentang perayaan tahun baru di sungai kualan yang terletak di daerah pedalaman Kalimantan. “Pengumuman!! Pengumuman!!” teriak katak dewasa “Hey Pak Katak, apa yang ingin kamu umumkan” kata seekor katak. “Aku membawa kabar gembira,buat kalian semua. Bagi kalian yang pandai bernyanyi,kalian bisa ikut lomba bernyanyi pada malam tahun baru nanti dan pemenangnya akan menjadi artis katak tahun ini” kata katak dewasa. Semua katak pun saling bersahutan dan bergembira setelah mendengar pengumuman tersebut dan banyak para katak yang ingin mengikuti lomba menyanyi itu termasuk juga Dodo si katak. Dodo juga ingin menjadi artis katak namun Dodo juga minder dengan kedaan suaranya,karena Dodo juga sadar bahwa suaranya memang jelek tetapi Dodo tidak ingin cita-citanya hanya di pendam dan menjadi angan-angan saja. Mungkin sekarang suaranya jelek sekali,namun Dodo tetap optimis bahwa Dodo bisa menang dan menjadi artis katak walaupun hanya di Sungai Kualan saja tetapi bagi Dodo dapat tampil di lomba itu sudah merupakan kehormatan terbesar apa lagi jika Dodo bisa terpilih menjadi artis tahun ini. Imajinasi Dodo semakin memuncak hingga ia tersambar oleh arus sungai kualan karena ada perahu yang lewat dengan muatan yang lumayan banyak.
            Lamunan Dodo akhirnya buyar, dengan sergap Dodo langsung menuju ke tepi sungai untuk menghela nafas sambil memuntahkan air yang sedikit tertelan olehnya. “Hmmm.... Untung saja aku tidak terkena baling-baling perahu,Hampir saja”Kata Dodo. Akhirnya Dodo pun langsung pulang menuju rumahnya untuk memberi tahukan kabar gembira itu pada kedua orang tuanya yang ada di rawa-rawa dengan jarak yang lumayan jauh dari sungai kualan tersebut. Di dalam perjalanan pulang Dodo terus bernyanyi sambil menggoyangkan dan meliukkan kedua pinggul lunaknya itu. “Lalalala... aku suka begini aku suka begitu...”Teriak Dodo. Tiba-tiba nyanyian Dodo terhenti oleh karena ada seekor ular yang menghadang lompatan Dodo di Hutan. “Hey.. Dodo kenapa kamu terus bernyanyi? Suara kamu kan jelek! Dan kamu juga tidak ada bakat bernyanyi, lebih baik kamu berhenti bernyanyi sebelum aku menelan kamu hidup-hidup!!” Gertak Ular.”Ba..ba..baik ular, maafkan aku karena telah mengganggu telingamu dengan suara jelek ku ini” Ucap Dodo sambil pergi meninggalkan ular. Ular adalah salah satu dari sekian banyak hewan yang membenci suara Dodo bernyanyi padahal dahulu mereka adalah teman yang sangat akrab tetapi karena ular membenci suara Dodo akhirnya ular pun pergi meninggalkan Dodo, bahkan kini ular membenci Dodo hingga sering kali ular ingin melahap Dodo untuk menjadi santapannya. tetapi, ular tetap menahan nafsunya karena ular masih ingat bahwa dulu Ia dan Dodo adalah teman yang sangat dekat. Untuk kesekian kalinya Dodo di hadang terus oleh ular yang membencinya tetapi ancaman ular tidak membuat semangat Dodo surut untuk terus bernyanyi dan mengejar cita-citanya itu. Setelah pergi meninggalkan ular, Dodo pun melanjutkan perjalanannya dan menoleh ke belakang untuk melihat apakah ular sudah cukup jauh atau belum. Ketika Dodo merasa ular sudah cukup jauh dari pandangannya kini Dodo mulai bernyanyi kembali dan menggoyangkan lagi pinggulnya yang lunak itu. Tiba juga Dodo di sebuah pohon besar yang terletak di dalam hutan dan bertemu dengan sekumpulan monyet sambil bernyanyi. “Nananana.. Disini senang disana senang dimana-mana hatiku senang” Teriak Dodo melewati pohon besar yang dihuni oleh sekumpulan monyet berekor panjang yang berjambul di tengah kepalanya itu. Lagi asik menyanyi tiba-tiba tubuh Dodo tersungkur ke tanah terkena lemparan buah pisang busuk yang dilemparkan dari salah satu sekumpulan monyet itu. Sambil tertawa salah satu sekumpulan monyet tersebut berbicara “Hahahaha, Hey.. teman-teman lihatlah, ada seekor katak menyanyi dengan sangat buruk! Bahkan lebih buruk dari buah pisang yang busuk itu” Sindir Monyet sambil tertawa. Monyet yang lain pun tidak mau kalah menyindir Dodo “Aku yakin kedua orang tuanya pasti sedih mempunyai anak seperti dia!” Hardik Monyet yang lain dengan gelak tawa membahana. Dodo yang tersungkur langsung melompat kembali dan bangun lalu pergi meninggalkan sekumpulan monyet tadi tanpa berbicara sekata apapun, kini Dodo sudah mulai frustasi dengan kedaannya. Dodo menghela nafas sambil berkata “Hahhh... Mungkin benar kata mereka bahwa aku tidak mempunyai bakat bernyanyi” kata Dodo. Dodo akhirnya pulang dengan melompat pelan dengan kepala menunduk lesu tanpa ada semangat lagi di dalam hidupnya, yang Dodo inginkan hanya mendaftar di lomba tersebut dan memenangkannya tetapi semua hewan tidak ada yang menyukai suaranya sama sekali selain orang tuanya yang selalu memberi semangat kepada dirinya. Dodo adalah anak satu-satunya yang berhasil menetas dari puluhan saudaranya karena saudara-saudara Dodo hanyut terbawa oleh air sungai kualan dan tidak ada yang tau lagi bagaimana keadaan mereka, apakah berhasil menetas atau mati. Sesampai dirawa Dodo langsung di sambut dengan senyuman yang lebar dan penuh pesona dari kedua orang tua Dodo,namun Dodo tidak merespon senyuman itu dan tetap menunduk dengan wajah murungnya. “Heyyy... nak mengapa kamu begitu murung? Tidak seperti biasanya kamu seperti ini, yang biasa kami lihat kan kamu selalu riang dan gembira penuh dengan semangat” kata Ayah Dodo. “Maaf ayah, aku tidak mau membicarakan hal ini. Tolong biarkan aku sendiri” jawab Dodo. “Hmmm.... Ayah punya kabar gembira buat kamu, mengapa kamu tidak mengikuti lomba menyanyi pemilihan artis katak di malam tahun baru nanti? Bukannya kamu suka menyanyi?” tanya ayah. “Itu dia ayah masalahnya,aku ingin sekali mengikuti lomba menyanyi itu tetapi ayah tau kan kalo suara Dodo buruk” Jawab Dodo. “Dodo lihat ayah, jangan kamu fikirkan masalah dengan suaramu. Setidaknya kamu bisa menghibur penontong itu sudah membuat ayah sangat bangga sama kamu, lebih baik kamu bergegas sekarang dan daftarkan sebelum pendaftarannya telat” kata Ayah. “Iya ayah, aku akan daftarkan diri sekarang dan aku minta doanya supaya Dodo menang” Jawab Dodo dengan penuh semangat dan langsung pergi meninggalkan kedua orang tuanya untuk mendaftarkan diri ke tempat perlombaan nyanyi itu. Sesampai di tempat pendaftaran lomba Dodo rupanya hampir telat dan untung saja masih ada kesempatan baginya untuk mendaftar, dan sekali lagi dia diremehkan oleh peserta katak yang lain yang mempunyai bakat menyanyi dan suara lebih bagus nan merdu dari pada Dodo. Langsung saja mereka menyindir Dodo dengan sebuah kata-kata yang pahit dan tak mengenakkan hati untuk di dengar oleh Dodo. “Heyy.. kawan-kawan lihatlah ada katak bodoh yang ingin mendaftar menyanyi” Kata Katak lain. Sindirannya tidak hanya terhenti disitu saja tetapi masih ada katak lain yang menambahkan sindiran itu “Hahaha... iya ada katak bodoh yang tidak pernah sadar akan suaranya yang buruk itu” Tambah katak lain “Maaf ya... aku tidak punya urusan sama kalian dan kita lihat saja nanti siapa yang akan memenangkan lomba menyanyi itu”Jawab Dodo. Dodo akhirnya berhasil mendaftarkan diri dan mendapat urutan terakhir tampil di penutupan acara, Dodo juga sangat senang sudah bisa terdaftar dalam lomba menyanyi. Akhirnya saat-saat yang dinantikan semua katak pun tiba juga di acara lomba menyanyi malam tahun baru,semua katak pun saling bersahutan dan menikmati acara tersebut dengan ombak air yang sangat santai menambahkan suasana semakin meriah. Satu persatu para peserta lomba mulai menyanyikan dengan nada yang sangat indah dan merdu sekali hingga membuat katak yang menonton merasa sangat terhibur dengan suara-suara para peserta. Dan tiba kini giliran Dodo tampil, tidak ada seekor katak yang menyambutnya dengan bahagia. Malahan Dodo mendapatkan sahutan sindiran dan para penonton meneriakki Dodo untuk turun dari panggung. Namun Dodo tetap ingin bernyanyi dan dengan suara lantangnya Ia bernyanyi hingga terdengar jauh hingga membuat para katak yang mendengarkannya marah dan murka namun Dodo tetap melanjutkannya bahkan lebih keras lagi Dodo bernyanyi. Saat Dodo masih bernyanyi tiba-tiba saja ada seorang manusia yang menangkapnya dan memasukkan Dodo ke dalam kotak untuk di bawa pulang. Keesokan harinya manusia itu membuat pertunjukan seekor katak yang dapat bernyanyi dengan keras dan banyak manusia berdatangan dan takjub melihat aksi Dodo. Dodo yang mendapat sorakan dan tepuk tangan dari para manusia merasa senang dan gembira. Kabar demi kabar dan bisikan demi bisikan, aksi Dodo terdengar oleh salah satu stasiun televisi swasta dan berniat mengundang Dodo juga pemiliknya untuk menunjukkan aksinya di depan layar kaca. Pemilik Dodo pun langsung menerima tawaran itu. Benar saja aksi Dodo membuat para penonton yang menonton acara tersebut sangat kagum dengan aksi katak yang dapat bernyanyi dengan suara yang lantang dan keras itu. Baru selesai bernyanyi pemilik Dodo langsung mendapat telfon dari raja di Inggris dan berniat untuk membeli Dodo dengan harga yang sangat mahal. Pemilik Dodo pun tanpa pikir panjang lagi langsung menjualnya, kini Dodo menjadi katak yang sangat terkenal dan menjadi penghibur di kerajaan Inggris dengan suaranya yang lantang itu. Bahkan Dodo sempat di jadikan maskot di berbagai lomba menyanyi di negara Inggris hingga membuat Dodo sangat terkenal di Negara dengan pemerintahan Kerajaan itu. Kini cita-cita Dodo sudah tercapai dan Dodo juga sangat bahagia cita-citanya sudah melampaui batas hayalannya yang dulu mungkin hanya angan-angan saja. Namun sayangnya Dodo tidak berumur panjang karena Dodo menderita penyakit jamur kulit yang mematikan dan penyakit itu telah merenggut nyawa Dodo. Raja sangat sedih juga para rakyat Inggris sangat berkabung pada hari itu, Raja pun memutuskan untuk membuat patung katak yang besar dengan bertuliskan Dodo di bawah patung itu untuk memperingati Dodo katak yang istimewa.


SELESAI

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SIMBOLISME LILIN MENYALA DALAM AJARAN AGAMA NASRANI

Puisi By Rekolanus Roli