Puisi By Rekolanus Roli
Kunang-kunang
Oleh. Rekolanus Roli
Kunang-kunang...
Cahayamu sungguh menawan.
Kau terbang kesana kemari...
Hanya untuk menghiasi gelapnya malam.
Kunang-kunang...
Badanmu yang munggil membuat kau semakin indah...
Cahayamu yang gemerlap bagaikan bintang diangkasa.
Andai..Ku bisa menjadi seperti mu...
Aku akan menerangi rumahku...
Rumahku akan benderang...Karena cahayamu...
Kunang-kunang...Begitu indah cahayamu...
Membuat semua makhluk hidup menyenangimu.
Kunang-kunang...Kau sungguh indah...
Terangi malam sepi ku...
Kunang-kunang...Hanya satu pintaku...
Sampaikan salam rinduku padanya...
Lotong, 24 Maret 2015
Bosan
Oleh. Rekolanus Roli
Saat
kutanya...Sedang apa kau disana...
Tapi...kau
jawab bosan...
Kutanya lagi
ada apa denganmu...
Tapi... kau
jawab bosan...
Ku tak tau apa
maksudmu...Aku bingung...
Aku bingung
akan jawabanmu...
Ku tak
mengerti....
Ku tak
mengerti apa maksudmu.
Setiap
kutanya...Kau selalu jawab bosan...
Tak
terasa...Sebulan telah berlalu...
Ku ingin
bertemu denganmu.
Tapi... kau
jawab bosan lagi.
Kusadari...Jawaban
bosanmu...
Adalah jawaban
bosan akan... kehadiranku...
Jawaban bosan
Akan hubungan ini
Jawaban
bosan...Yang membuatku semakin bosan.
Jawaban
bosanmu Akhir dari kisah kita.
Lotong,
25 maret 2015
Ditepi Jalan
Oleh. Rekolanus Roli
Saat ku berjalan menyusuri tepian perkotaan...
Kulihat disekelilingku...
Banyak anak-anak di usia dini yang berkeliaran ditepi
jalan mencari rupiah...
Demi sesuap nasi dan segelas air...
Hatiku pilu...Hatiku menjerit melihat semua ini.
Dimana kebijakan pemerintah?...
Akankah anak-anak seperti ini...
Memiliki masa depan yang cerah?...
Tidak....tidak sama sekali!...
Ditepi jalan...
Kulihat...Banyak anak manusia yang menderita.
Anak-anak yang seharusnya...
Duduk dibangku sekolah...
Anak-anak yang seharusnya...Patut diperhatikan....
Kini...Tiada yang peduli...
Komentar
Posting Komentar
Nama :
Tanggal Lahir :
Alamat E-mail :