SIMBOLISME LILIN MENYALA DALAM AJARAN AGAMA NASRANI
Simbolisme Lilin Menyala *oleh: P. William P. Saunders * “Saya senantiasa ingat, semasa kanak-kanak saya biasa menyalakan lilin dan memanjatkan suatu doa khusus di gereja. Apakah yang menjadi dasar praktek menyalakan lilin ini?” ~ seorang pembaca di Great Falls Sebelum membahas penggunaan lilin secara khusus, baiklah kita memahami simbolisme terang dan penggunaan lilin secara umum dalam praktek keagamaan. Di kalangan Yahudi, suatu lampu dinyalakan terus-menerus di Bait Suci dan rumah-rumah ibadat, bukan hanya untuk menjamin agar lilin-lilin atau lampu-lampu minyak lainnya dapat dinyalakan pada sore hari, melainkan juga untuk menunjukkan kehadiran Tuhan (bdk Kel 27:20-21 dan Im 24:2-4). Di kemudian hari, Talmud menetapkan suatu lampu menyala di Tabut, di mana Taurat dan tulisan-tulisan Kitab Suci lainnya disimpan, guna menunjukkan penghormatan kepada Sabda Allah. (Praktek ini kemungkinan mempengaruhi tradisi kita sendiri menempatkan suatu lilin atau lampu menyala dekat ...